Fenomena Kurang Tidur Akibat Teknologi

Manusia terus menerus berupaya menciptakan beragam alat canggih dengan tujuan membuat hidup menjadi lebih mudah, nyaman dan menyenangkan. Tetapi pada kenyataannya, teknologi juga telah membuat manusia menjadi ‘tersiksa’. Waktu beristirahat bisa kacau balau, sehingga banyak orang di jaman modern menjadi lebih sering mengantuk.

Riset yang dilakukan baru-baru ini dengan menggunakan survey kepada 1.508 orang yang terbagi dalam 4 kelompok yakni usia 13-18, 19-29, 30-45 dan 46-64 tahun menemukan bukti bahwa penggunaan ponsel, komputer dan video game sebelum waktu tidur dan tengah malam seperti yang sering dilakukan para remaja dan anak-anak masa kini telah menyita banyak sekali jatah waktu beristirahat. Berikut ini dijelaskan temuan riset tersebut :

Remaja mengantuk

Beberapa temuan penting dalam riset itu di antaranya adalah  para remaja dilaporkan paling sering mengantuk. Banyak responden mengaku tidak pernak atau jarang tidur pulas pada hari bekerja atau sekolah. Rata-rata durasi tidur tercatat sekitar 7 jam untuk responden usia dewasa,  sedangkan para remaja dilaporkan sedikit lebih lama.

Teknologi menguras waktu tidur

Penggunaan alat elektronik sebelum waktu tidur menjadi hal yang sangat lumrah.  Sebanyak 60 persen responden rata-rata selalu menonton TV, 39% memakai ponsel, 36% menggunakan laptop atau komputer, 21% telepon, 8% video games, dan 29% perangkat pemutar musik.

Para ahli telah mengimbau agar penggunaan alat-alat tersebut sebelum waktu tidur dikurangi. Ada dua alasan untuk hal itu.

Pertama adalah paparan cahaya yang didapatkan orang dari layar komputer atau alat lain. Cahaya dapat mengambat hormon pengirim sinyal ke otak yang memerintahkan tubuh beristirahat. Hormon itu disebut melatonin.

Kedua yakni waktu tidur menjadi tertunda karena Anda terjebak dalam kesenangan menggunakan komputer dan alat lainnya.

Sekitar seperempat responden dalam  jajak pendapat mengatakan mereka tidur dengan menyimpan ponsel di ranjang dan sekitar 10% mengatakan mereka seringkali terbangun setidaknya beberapa menit  di tengah malam karena harus menjawab telpon, sms atau email.

Keluhan mengantuk

Akibat kurang tidur, para responden juga melaporkan keluhan mengantuk saat berkendara.

Tenggak kafein

Sementara itu mengenai cara mengatasi kantuk akibat kurang tidur, penggunaan kafein secara berlebihan dan tidur siang seringkali dilaporkan oleh responden.  Rata-rata responden bisa meminum sekitar tiga cangkir minuman berkafein setiap hari. Tidur siang adalah cara lain yang dilakukan para responden untuk mengatasi kurang tidur.

Iklan

One response to “Fenomena Kurang Tidur Akibat Teknologi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s